Solusi Wabah Corona: Lockdown dan Social Distancing Cara Islam

1 min read

Solusi Corona Covid-19: Lockdown dan Social Distancing Cara Islam
lockdown versi Islam

Solusi Corona Covid-19: Lockdown dan Social Distancing dalam Islam

AlamIslam.com – Para ahli kesehatan menyebut lockdown adalah solusi untuk wabah virus Corona Covid-19. Pilihan lain selain lockdown adalah Social Distancing, namun itu sulit diaplikasikan di negara berkembang seperti Indonesia.  

Salah satu cara lain yang sesuai dengan negara yang masih banyak hutang ini adalah dengan mengoptimalkan berbagi antara si kaya dengan si miskin. 

Caranya, para ulama, tokoh, influencer, lembaga zakat, Baitul mal, lembaga sosial dan sejenisnya membuka donasi yang dikumpulkan dari orang kaya dan ditujukan untuk pekerja harian atau yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka selama masa social distancing sebulan kedepan. Bila berharap dari pemerintah banyak yang tidak yakin karena hutang yang dulu masih menumpuk belum lunas dibayar dan tak mungkin menambah lagi. 

Ummat Islam telah mencontohkan

Cara ini sudah diaplikasikan oleh ummat Islam sejak beribu tahun yang lalu. Saat idul fitri, saat idul adha, kaum yang mampu menafkahkan hartanya kepada yang kurang mampu. Dan ini bisa diaplikasikan sekarang, dimana jumlah warga yang tak mampu akan bertambah banyak dengan adanya wabah yang menguras kekuatan ekonomi bangsa ini.

Sudah saatnya ummat benar-benar mengaplikasikan hadits Rasulullah SAW yang menyebutkan tidak berimannya seorang muslim tidur bila ia mengetahui ada tetangganya yang kelaparan.

Dari Abdullah ibnul Mishwar, ia berkata, “Saya pernah mendengar lbnu Abbas meriwayatkan dari lbnu Zubair di mana dia berkata, “Saya pernah mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

“Seorang yang beriman tidak akan kekenyangan sedangkan tetangganya dalam keadaan lapar.” (Shahih) Lihat Kitab Hadts Ash Shahihah (149).

Selain membantu tetangga dalam masa sulit ini, muslim yang diberi kelapangan rezeki juga bisa mendonasikan dana kepada lembaga-lembaga yang konsen membantu rakyat yang sedang kesusahan oleh wabah ini.

Dana yang terkumpul tersebut juga bisa digunakan untuk membantu para pejuang medis untuk melengkapi Alat Pelindung Diri (APD) yang semakin lama semakin langka karena jumlah rakyat yang terpapar Covid-19 semakin banyak.

Belajar dari musibah

Setiap musibah pasti menggerakkan hati nurani. Indonesia pernah diuji dengan musibah banjir dan Tsunami Aceh yang menelan korban 200 ribu jiwa lebih. Namun dengan kemurahan hati rakyat dunia kesulitan itu bisa dilewati. Begitu juga dengan cobaan ini, rakyat bisa saling berbagi tanpa harus berjumpa. Cukup dengan men-transfer dana kebutuhan harian. Pembagian masker, obat-obatan, sembako dan lain-lain seharusnya juga tidak dengan mengumpulkan orang, cukup dengan mengantarnya dari rumah ke rumah untuk meminimalisir bertambahnya korban.

Para tokoh ulama daerah juga harus yakin kepada ahli medis yang mereka memang fokus di bidang kesehatan. Bukan menyerukan sebaliknya seperti ucapan mesjid takkan didatangi Corona. Paham keliru tersebut justru menjatuhkan marwah Khalifah Umar bin Khatab dan Amru bin Ash sebagai sahabat Rasulullah SAW yang berusaha menghindari wabah.

Karena menyelamatkan nyawa adalah keharusan bagi setiap muslim. Adalah keliru menyebut takut itu kepada Tuhan, bukan corona. Karena walaupun kedengarannya seolah-olah shalih, namun itu bertentangan perintah Rasulullah SAW yang menyuruh untuk menjauhi wabah penyakit.

Islam itu rasional, menghargai nyawa. Ada masanya berani, ada masanya takut, ada masanya menghindar. Tetaplah menjadi muslim yang cerdas dan jangan mudah terpengaruh hoax di media sosial walaupun disebarkan oleh seorang tokoh yang berpengaruh, karena bisa jadi ia bukan ahli di bidang kesehatan.

Penulis: Mirza Husni

Obat Narkotik, Haram? (Wajib Dibaca Oleh Orangtua)

Seorang anak panas tinggidirumahnya dan tiba-tiba badannyakejang. Lalu ada tetangganya yangmenasehati.“Bawalah segera anakmu itukerumah sakit. Biar dapatpengobatan!”“Tidak! Cukuplah kami bertawakalsaja disini sembari kami obatidengan...
redaksialamislam
2 min read

Pilihlah Cinta

Pada suatu hari ada seorg Ibuyg baru pulang dari pasarmelihat ada 3 orgberjanggut di halamanrumahnya.Ketiga pria itu terlihat letihdan lapar, ibu itu mengajakmereka masuk...
redaksialamislam
46 sec read

Kembalikan Anak Lelakiku!

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak...
redaksialamislam
3 min read