Sinetron Dari Jendela SMP Ajarkan Hubungan Intim Pada Pelajar?

1 min read

Sinetron Dari Jendela SMP dianggap Ajarkan Hubungan Intim Pada Pelajar

AlamIslam.com – Peringatan untuk semua orang tua. Hari ini kecolongan, sebuah sinetron tentang anak SMP yang tayang selepas Magrib, waktu dimana anak-anak masih terjaga siap meracuni pikiran buah hati kita.

Garis besar kisahnya adalah tentang sepasang anak SMP yang berpacaran hingga si cewek hamil. 
Ada adegan dimana kakak si cewek memergoki adik dan pacarnya berduaan malam-malam. Si Kakak meminta mereka untuk putus karena mereka masih kecil dan seharusnya fokus pada sekolah. Itu si kakak bagus kan, tapi karena si cewek menangis dan si cowok dengan sopan memohon agar mereka jangan dipisahkan, kesan yang saya dapat ni sinetron mengarahkan penonton untuk simpatik pada hubungan dua anak ABG itu. 
Yang bikin miris lagi si cowok ini ternyata anak orang susah, ibunya kerja keras sampai malam dan tega banget tu anak ABG malah pacaran sampai anak orang hamil. 
Di sinetron ini sepasang anak inti dibuat sebagai anak baik-baik sehingga kesannya kok kita kasihan dan mendukung mereka. 
Ya Allah, itu pas adegan mereka pacaran Ayuk Fira, Adek Abib dan sepupunya nonton lagi, sementara aku dengan santai leha-leha di kamar karena kupikir aman sinetron jam segini. 
Hati-hati ayah bunda, waspadalah, syetan itu berwujud TV dan siap meracuni moral anak-anak kita. 
Jangan sampai buah hati kita menganggap pacaran itu wajar, melarang anak-anak pacaran itu jahat dan berduaan di waktu malam atas nama cinta itu boleh dan melakukan hubungan intim sebelum menikah atas nama cinta itu lazim. Nauzubillah minzalik, jauhkan anak cucu keturunan kami dari godaan syetan ya Allah. 
Selalu dekap buah hatimu dalam doa.
Cerita ini tayang di stasiun TV nasional sekitar pukul 18.00
Karena kita harus peduli pada setiap anak
Peduli pada anak yang hobi menonton TV
Peduli pada anak yang tak mau nonton TV tapi akrab dengan ponsel
Peduli pada anak yang menonton TV didampingi orang tuanya
Peduli pada anak yang menonton TV sendirian 
Peduli pada anak yang orang tuanya telaten mengawasi tontonan anaknya
Peduli pada anak yang orang tuanya tak sempat mengawasi tontonan anaknya
Peduli pada anak yang orang tuanya tak menyediakan TV
Peduli pada anak yang orang tuanya membebaskan anak menonton TV
Peduli pada anak yang menonton sinetron dari layar ponsel
Peduli pada semua anak apapun latar belakang keluarganya karena mereka adalah anak-anak, selembar kertas putih yang polos. 
Ini bukan soal anak kita saja
Ini soal generasi penerus bangsa, teman-teman anak kita yang orang tuanya abai tentang tontonan anaknya, anak tetangga kita yang terbiasa dengan ponsel yang pulsanya unlimited, keponakan, sepupu dan semua anak-anak lainnya apapun pola didikan pada anaknya. 
Karena ini soal lingkungan yang akan mempengaruhi tumbuh kembang anak kita, anak di rumah kita jaga, tapi bila pengaruh teman yang tidak baik pun sedikit banyak akan melekat pada anak. 
Ini bukan hanya soal anak-anak kita, lebih dari itu soal masa depan bangsa kita.
Penulis: Ana Yuliana 

Kembalikan Anak Lelakiku!

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak...
redaksialamislam
3 min read

Bila Jodoh Tak Kunjung Datang

BERBICARA tentang jodoh, pastiyang kini masih melajang merasahal ini sangatlah menyakitkan.Orang yang diidam-idamkanuntuk melengkapi hidupnya takkunjung datang. Tapi, kaliantidak usah khawatir. Masalahjodoh sudah diatur...
redaksialamislam
1 min read

Sandal Jepit Istriku

Selera makanku mendadak punah.Hanya ada rasa kesal dan jengkelyang memenuhi kepala ini. Duh…betapa tidak gemas, dalam keadaanlapar memuncak seperti ini makananyang tersedia tak ada...
redaksialamislam
2 min read