Pak Menteri Agama… Hormati Orang Yang Berpuasa, Jangan Terbalik!

1 min read


Alam Islam – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini menyayangkan pernyataan Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin melalui akun twitter pribadinya perihal orang berpuasa juga harus menghormati yang tidak berpuasa.Menurut Jazuli, pernyataan Menag Lukman tidak tepat logika dan proporsinya.

Juga tidak sejalan dengan semangat kerukunan antarumat beragama yang selama ini sudahterjalin dengan baik.“Pernyataan Menteri Agama justru memicu masalah. Menag tidak boleh memicu kegaduhan dalam kehidupan dankerukunan umat beragama.

Harusnya Menag bicara yang lebih strategis,” ungkapnya dalam keterangan persnya, Rabu (10/6/2015).

Menurut Jazuli, sudah menjadi kelaziman sejak dahulu untuk lebih menghormati orang yang sedang beribadah. “Jadi Menag ini logikanya kebolak-balik dan terkesan tidak pahambagaimana mempromosikan kerukanan,” kata Anggota Komisi III ini.

Kerukunan umat di Indonesia, lanjut Jazuli, saat ini sudah cukup bagus. Hal ini terbukti saat umat Kristiani melaksanakan ritual ibadahnya, semua umat bergama memberi penghormatan.Begitu pula, sambung Jazuli, saat ibadah umat Hindu, Budha, Konghucu, semua menghormati mereka.

Bahkan, ketika perayaan Nyepi di Bali, semua aktivitas harus berhenti, dan tidak ada persoalan karena semua umat sadar untuk menghormati umat agama lain yang sedang beribadah.

“Maka ketika umat Islam sedang melaksanakan ibadah puasa sudah menjadi kelaziman umat agama lain atau sesama muslim yang sedang tidak berpuasa menghormati yang berpuasa,” ungkap Ketua DPP PKS ini.

Lebih lanjut politisi PKS daerah pemilihan Banten III ini meminta Menag Lukman Hakim agar jangan memiliki logika yang terbalik, jika itu yang diikuti dikhawatirkan mengarah pada tidak adanya penghormatan kepada umat beragama yang sedang beribadah karena standar penghormatan tidak jelas, yakni yang beribadah diminta menghormati yang tidak sedang beribadah.

“Pun dalam konstitusi jelas tertulis penghormatan dan perlindungan kepada pemeluk agama untuk melaksanakan ibadah sesuai keyakinan dan kepercayaannya,” tegas Jazuli.

Lebih jauh Jazuli meminta Menag agar tidak membuat polemik. “Sudahlah Pak Menteri, lebih baik Bapak berbicara yang lebih strategis terkait pembangunan umat beragama ke depan yang lebih kokoh dan baik, serta tidak masuk pada hal-hal teknis yang selama ini sudah bagus,” pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, melalui akun twitter pribadi @lukmansaifuddin Menteri Agama mengunggah status yang menimbulkan polemik.

Statusnya berbunyi: “Warung2 tak perlu dipaksa tutup. Kita hrs hormati jg hak mrk yg tak berkewajiban dan tak sedang berpuasa.” Status ini dinilai oleh sebagian pihak tidak memberi penghormatan kepada yang sedang beribadah.

sumber: Islampos

Salurkan Dana Anda Untuk Pesantren Penghafal Quran Yang…

BREAKING NEWS Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un, mohon doa dari teman2 semua bahwasanya pukul 01.00 WIB pondok pesantren Al Ihsan Boarding School Pekanbaru...
redaksialamislam
29 sec read

Innalillahi… Pesantren Penghafal Quran Terbakar!

Assalamu’alaikum. Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un, mohon doanya dari teman2 semua bahwasanya pukul 1 wib pondok pesantren Al Ihsan Boarding School riau kebakaran....
redaksialamislam
14 sec read

Walikota Banda Aceh Minta Semua Pramugari Penerbangan Memakai…

Walikota Banda Aceh IllizaSa’aduddin Djamal , Senin(11/5/2015) mengikuti seminarsehari dengan tema city branding,menjual destinasi pariwisata daerahke pasar dunia.Seminar ini diselenggarakan olehPasific Asia Travel Association...
redaksialamislam
45 sec read