Pada Saat Engkau Mati

1 min read

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, kerana kaum muslimin akan menguruskan jasadmu. Mereka akan melucutkan pakaianmu, memandikanmu dan mengkafanmu lalu membawamu ke tempatmu yang baru, KUBURAN.

Akan ramai orang yang menghantarkan jenazahmu bahkan mereka akan meninggalkan pekerjaannya untuk ikut menguburkanmu. Dan mungkin banyak yang sudah tidak lagi memikirkan nasihatmu pada suatu hari…..

Barang barangmu akan dikemas, kitab, kasut dan pakaianmu. Jika keluargamu setuju barang2 itu akan disedekahkan agar bermanfaat untukmu.

Yakinlah; dunia dan alam semesta tidak akan bersedih dgn kepergianmu. Ekonomi akan tetap berlangsung! Posisi pekerjaanmu akan diisi orang lain. Hartamu menjadi harta halal bagi ahli warismu. Sedangkan kamu yg akan dihisab dan DIPERHITUNGKAN untuk yang kecil dan yang besar dari hartamu!

Kesedihan atasmu ada 3;
Orang yg mengenalmu sekilas akan mengatakan, kasihan. Kawan2mu akan bersedih beberapa jam atau beberapa hari lalu mereka kembali seperti sediakala dan tertawa tawa! Di rumah ada kesedihan yang mendalam! Keluargamu akan bersedih seminggu dua minggu, sebulan dua bulan, dan mungkin hingga setahun?? Selanjutnya mereka meletakkanmu dalam arkib kenangan….

Demikianlah “Kisahmu telah berakhir di tengah2 manusia”. Dan kisahmu yang sesungguhnya baru dimulai, AKHIRAT!! Telah musnah kemuliaan, harta, kesihatan, dan anak. Telah engkau tinggalkan rumah, istana dan isteri tercinta. Kini hidup yg sesungguhnya telah dimulai…

Pertanyaannya adalah:
Apa persiapanmu untuk kuburmu dan Akhiratmu??
Hakikat ini memerlukan renungan…

Usahakan dengan sungguh2;
Menjalankan kewajiban2, hal-hal yg disunnahkan, sedekah rahsia, merahsiakan amal soleh, solat malam, Semoga engkau selamat.

Andai engkau mengingatkan manusia dengan tulisan ini in shaa Allah pengaruhnya akan engkau temui dalam timbangan kebaikanmu pada hari Kiamat. “Berilah peringatan, kerana peringatan itu bermanfaat bagi orang orang mukmin”

Allahu Robbi… Kubur itu semakin dekat untuk didiami…

penulis: Syekh Ali Tanthowi Mesir Rahimahullah

Kata-Kata Nasehat Dari Ustadz Rahmat Abdullah

Alam Islam – Mungkin terjadi seseorang yang dahulunya saling mencintai akhirnya saling memusuhi dan sebaliknya yang sebelumnya saling bermusuhan akhirnya saling berkasih sayang. Sangat...
redaksialamislam
6 min read

Bencana Asap Dari Kacamata Surat Asap

Alam Islam – Hari ini ketika membaca Al-Qur’an, saya tidak sadar ternyata sedang mbaca surat Ad-Dukhon. Ad-Dukhon artinya kabut/asap. Bacaan surat Ad-Dukhon membuat saya...
redaksialamislam
2 min read

Cintailah Cinta Sekadarnya!

Alam Islam – Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja. Siapa tahu suatu saat ia menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang...
redaksialamislam
47 sec read