Menebak Motif Penikam Syech Ali Jaber

1 min read

motif pelaku penikaman Syech Ali Jaber
Syech Ali Jaber saat dirawat

Menebak Motif Penikam Syech Ali Jaber

AlamIslam.com – Medsos sedang heboh, Syech Ali Jaber ditikam oleh Alfin Andrian saat mengisi sebuah kajian di Lampung. Pelaku yang terlihat agak kurus tersebut naik ke panggung dan langsung menancapkan pisau ke lengan beliau. Setelah ditangkap polisi, tersiar kabar bahwa pelaku mengalami gangguan jiwa. 

Namun hari ini beredar foto-foto sang pelaku yang sedang asik bermain, laptop, gitar dan makan bakso. Kalopun ia kurang waras atau gila, sangat disayangkan bagaimana ia akan membedakan google chrome dan internet explorer di laptopnya. Atau gak usah jauh-jauh, bagaimana membedakan colokan charger dan colokan headset. Kasian juga kalo main gitar gimana ia akan membedakan kunci C dan kunci F. Atau lebih ironi lagi bila ia tak bisa membedakan mana saos dan mana kecap saat makan bakso. Tentu ia orang kurang waras yang lumayan waras.

Beragam spekulasi motif

Sebagian info lainnya beredar bahwa sang pelaku adalah seorang suami yang punya istri baru melahirkan dan butuh uang banyak, sehingga ia mau melakukan apapun untuk dibayar. Istilahnya mirip-mirip dengan pembunuh bayaran.
Spekulasi lainnya juga beredar luas, dimana sang pelaku memang dibayar untuk mengadu domba antar agama. Alasan tersebut memang masuk akal, dimana bila pelaku gila maka yang akan diserang adalah orang terdekatnya, yang berdiri paling dekat dengannya di barisan penonton. Lagipula aneh bila ada orang gila yang terganggu dengan ceramah agama, karena biasanya orang gila terganggu bila ada yang mengganggu. 
 
Bila pelaku ingin membinasakan Syech Ali Jaber karena tidak suka dengan ceramahnya yang keras, adalah salah besar karena ceramah beliau sangat lembut dan hanya membahas aqidah dan ahlak. Beliau juga tak menjelekkan agama lain serta tidak mengomentari politik Indonesia yang begitu keruh.

Sikap media dan rakyat

 Tak dipungkiri media terlalu cepat mengabarkan bahwa sang pelaku mengalami kelainan jiwa, beda saat Wiranto ditusuk, langsung ada nama abu-abu gitu khas framing berita teroris. Sehingga para netizen sudah menebak sebelum diberitakan, seperti motif yang diulang-ulang. Seolah-olah bila ada ulama yang terbunuh maka pelakunya udah pasti orang gila. Sehingga ummat dengan mudah memaafkan karena bila orang gila yang melakukan pastinya ia bersih dari motif politik dan tujuan keji lainnya. 
Bila menganggap bahwa ini adalah motif yang direncanakan oleh PKI untuk menyulut kemarahan ummat, hal tersebut masuk akal juga. Karena puluhan tahun lalu saat PKI masih berjaya, mereka tercatat sejarah pernah membantai para ulama yang menjadi penghalang tujuan mereka di dalam republik ini.
Kalo ada yang menganggap motifnya biar dia viral, itu adalah anggapan keliru walaupun tujuannya sudah tercapai.    

Waktu akan membuktikan

Bila suatu saat terbukti ia waras, maka bisa jadi ada agenda tersembunyi untuk menjatuhkan ummat Islam dan menjadikan mereka menjadi minoritas di negeri mereka sendiri. 

Tergantung kepada anda mau diam atau bersuara atas perlakuan para perancang konspirasi tersebut, bila memang benar-benar ada niat keji mereka untuk menghancurkan ummat Islam Indonesia.
Wallahu ‘alam.
Penulis: Mirza Husni.

Kembalikan Anak Lelakiku!

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak...
redaksialamislam
3 min read

Bila Jodoh Tak Kunjung Datang

BERBICARA tentang jodoh, pastiyang kini masih melajang merasahal ini sangatlah menyakitkan.Orang yang diidam-idamkanuntuk melengkapi hidupnya takkunjung datang. Tapi, kaliantidak usah khawatir. Masalahjodoh sudah diatur...
redaksialamislam
1 min read

Sandal Jepit Istriku

Selera makanku mendadak punah.Hanya ada rasa kesal dan jengkelyang memenuhi kepala ini. Duh…betapa tidak gemas, dalam keadaanlapar memuncak seperti ini makananyang tersedia tak ada...
redaksialamislam
2 min read