Kisah Luar Biasa Courtney Johnson, Bukti Orang Baik Masih Banyak!

Posted on
Kisah Luar Biasa Courtney Johnson dan Tetangganya
Courtney Johnson 

AlamIslam.com – Courtney Johnson baru berusia 15 tahun ketika menjalani operasi kemoterapi di rumah sakit anak Los Angeles. Ketika ia diperbolehkan pulang oleh dokter, sesuatu yang luar biasa terjadi.

Sebuah pemandangan yang tidak akan ia lupakan seumur hidupnya, di mana puluhan tetangganya menyambut kepulangan Courtney dengan parade mobil sepanjang jalan. Setiap mobil lengkap berisi satu keluarga.
Video yang penuh kehangatan itu kini telah menyebar ke seluruh dunia sejak ditayangkan pertama kalinya empat bulan silam. Sebuah video yang akan menyentuh hati kita semua, betapa manusia tercipta satu sama lain untuk saling peduli, saling mendukung, dan saling berbagi rasa.
Saya bisa memutar video ini berulang-ulang seolah ikut merasakan seperti apa yang dirasakan Courtney. 
Begitulah efek positif dari sebuah tayangan positif. Perasaan saya kembali optimis, seolah-olah semua manusia adalah orang-orang berhati mulia di dunia ini.
Coba bandingkan dengan melihat tayangan yang saling menghujat satu sama lain. Putarlah sebuah video yang memperlihatkan kebencian, maka hati ini akan pesimis seolah-olah semua manusia adalah penjahat di dunia ini.
Jadi, apa yang dapat kita simpulkan? Bahwa dunia ini tergantung dari apa yang masuk dalam pikiran kita. Jika terbiasa memikirkan orang-orang baik beserta kebaikan mereka, kitapun tetiba melihat dunia ini indah.
Namun kalau terbiasa fokusnya memikirkan orang-orang buruk beserta keburukan mereka, kitapun akan melihat dunia ini menyeramkan. Apakah betul dunia itu menyeramkan, atau hanya pikiran kita saja?
Mari kita biasakan disiplin pikiran. Mari pikirkan hanya segala sesuatu yang mengandung keindahan. Sebagaimana dalam hadits riwayat Muslim,
“Sesungguhnya Allah Maha Indah dan mencintai keindahan.”
Berusahalah agar pikiran kita termasuk yang dicintai Allah, karena kita hanya memikirkan segala yang indah saja. Abaikan yang tidak perlu dipikirkan.
Sayangi pikiran kita, sayangi dunia kita. Tidak semua hal harus menjejali pikiran ini. Bersiaplah melihat dunia baru dengan segala pesonanya.