Kejam! Muslim India Dihukum karena Meminta Menjadi Warga Negara

1 min read

Muslim india dihukum karena meminta untuk menjadi orang India
kebrutalan aparat hindia

Kejam! Muslim India Dihukum karena Meminta Menjadi Warga Negara

AlamIslam.com – Pada 24 Februari lalu, gerombolan nasionalis Hindu turun ke bagian timur laut ibukota India, New Delhi, dan menimbulkan kekacauan selama empat hari, dengan menargetkan toko dan rumah warga Muslim. Lebih dari 50 orang tewas dan ratusan lainnya luka-luka akibat kekerasan tersebut. Juga dikabarkan para Muslim disana dihukum, hanya karena menjadi Muslim dan meminta untuk menjadi orang India.

Setelah serangan tersebut, saya mengunjungi salah satu lingkungan yang paling parah terkena dampak, Shiv Vihar, dan menyaksikan kehancuran tersebut. Sementara toko-toko dan tempat tinggal Hindu tampak sebagian besar masih utuh, sebagian besar rumah dan toko Muslim hancur hingga habis. Sisa-sisa milik keluarga Muslim yang terbakar yaitu lemari es, pesawat TV, dan mobil tergeletak di jalur-jalur sempit jalan kecil di kota itu.

Kondisi setelah kerusuhan

Sementara satu masjid lokal hangus rata dengan tanah, mesjid yang lain bernama Mesjid Auliya tampak sebagian besar tidak terdampak kerusuhan dari luar. Tetapi di dalam, saya menemukan barang-barang yang hangus terbakar dan berantakan. Para penduduk Hindu tampaknya melanjutkan kehidupan mereka seperti biasa, tetapi umat Islam tidak terlihat disana. Mereka semua pergi, mencari keselamatan di kamp-kamp bantuan.

Kerusuhan itu dipicu setelah aksi yang berlangsung selama berminggu-minggu di kota Delhi. Aksi itu menentang Undang-Undang Amendemen Kewarganegaraan (CAA) yang baru. Yang menurut para penentang isinya mendiskriminasi kaum Muslim, yang diserang oleh kaum nasionalis Hindu.

Protes anti-CAA di kota Delhi berlangsung damai sejak awal. Orang-orang berkumpul untuk menyanyikan lagu-lagu patriotik, mengibarkan bendera India, membaca konstitusi India dan mendengarkan pidato tentang kebebasan, solidaritas dan sekularisme.

Para pengunjuk rasa, kebanyakan perempuan, tidak menunjukkan apa-apa selain kesetiaan kepada negara mereka. Tetapi ini tidak menghentikan Partai Bharatiya Janata (BJP) yang berkuasa untuk menggambarkan mereka sebagai “pengkhianat” dan menjadikan mereka target utama untuk serangan main hakim sendiri.

Dan kali ini, para Muslim disana dihukum, hanya karena menjadi Muslim dan meminta untuk menjadi orang India.

Babak baru wajah india di mata dunia

Dan karena ini, serangan bulan lalu menandai awal babak baru yang menakutkan dalam sejarah India. Massa Hindu, yang diberdayakan oleh pemerintah pusat Hindu-nasionalis, tampaknya tidak lagi membutuhkan alasan untuk menyerang minoritas karena seolah-olah sudah direstui.

Ini menandakan bahwa bagi komunitas minoritas di India, masa depan sekarang lebih gelap dan lebih menakutkan daripada sebelumnya.

Sumber: Aljazeera

Derita Muslim Rohingya dan Kebisuan Dunia

Medan – Massayang tergabung dalam AliansiMasyarakat Peduli Rohingyabersama warga asli Rohingya,Myanmar berunjuk rasa di depanKantor Konjen Amerika Serikat,Uniland Plaza, Jalan MT Haryono,Medan,Sumatera Utara. Selasa(12/5/2015).Pengunjuk...
redaksialamislam
41 sec read

Jelang Ramadhan, Sultan Brunei Bagi-Bagi Ratusan Ton Kurma

Ada tradisi khususyang dilakukan Sultan BruneiDarussalam, Hassanal Bolkiah,jelang Ramadan setiap tahunnya,yaitu membagikan kurma padaseluruh warga. Tahun ini, Sultantelah memesan 154 ton kurma dariArab Saudi...
redaksialamislam
25 sec read

Junta Kudeta Akan Meregang Nyawa

Lama menanti. Duka nestapa danderita silih berganti. Manusia-manusia tak berdosa meregangmati. Demi tercapainya ambisi,berkuasa walau dengan nista takterperi. Ya, itulah fragmen kudetayang terjadi di...
redaksialamislam
1 min read