Inilah… Pidato Hasyim Muzadi Yang Mengguncang Dunia!

1 min read

Alam Islam, Jakarta – Lama tidak
terdengar kabar berita KH Hasyim
Muzadi, tiba-tiba tokoh Islam dari
NU (Nahdhatul Ulama) ini
menyeruak dengan pidatonya yang
cukup menggetarkan. Berbeda
dengan Said Agil Siradj yang
statement nya selalu menuai
kontroversi, pidato Hasyim Muzadi
yang tersebar di sosial media BBM
ini diyakini sebagai statment dari
seorang tokoh besar NU yang telah
ditunggu-tunggu umat Islam
Indonesia selama ini.
Dalam pidatonya itu, KH Hasyim
Muzadi yang juga menjabat sebagai
Presiden WCRP (World Conference on
Religions for Peace) sekaligus Sekjen
ICIS (International Conference for
Islamic Scholars) secara cerdas
menjawab sejumlah tuduhan PBB
(perserikatan Bangsa-Bangsa) baru-
baru ini bahwa umat Islam
Indonesia anti toleransi beragama.
Dan inilah pidato ‘menggetarkan’
tersebut :
“Selaku Presiden WCRP dan Sekjen
ICIS, saya sangat menyayangkan
tuduhan INTOLERANSI agama di
Indonesia. Pembahasan di forum
dunia itu, pasti karena laporan dari
dalam negeri Indonesia. Selama
berkeliling dunia, saya belum
menemukan negara muslim mana
pun yang setoleran Indonesia.
Kalau yang dipakai ukuran adalah
masalah AHMADIYAH, memang
karena Ahmadiyah menyimpang
dari pokok ajaran Islam, namun
selalu menggunakan stempel Islam
dan berorientasi Politik Barat.
Seandainya Ahmadiyah merupakan
agama tersendiri, pasti tidak
dipersoalkan oleh umat Islam.
Kalau yang jadi ukuran adalah GKI
YASMIN Bogor, saya berkali-kali ke
sana, namun tampaknya mereka
tidak ingin selesai. Mereka lebih
senang Yasmin menjadi masalah
nasional & dunia untuk
kepentingan lain daripada
masalahnya selesai.
Kalau ukurannya PENDIRIAN
GEREJA, faktornya adalah
lingkungan. Di Jawa pendirian
gereja sulit, tapi di Kupang
(Batuplat) pendirian masjid juga
sangat sulit. Belum lagi pendirian
masjid di Papua. ICIS selalu
melakukan mediasi.
Kalau ukurannya LADY GAGA &
IRSHAD MANJI, bangsa mana yang
ingin tata nilainya dirusak, kecuali
mereka yang ingin menjual
bangsanya sendiri untuk
kebanggaan Intelektualisme
Kosong ?
Kalau ukurannya HAM, lalu di
Papua kenapa TNI / Polri / Imam
Masjid berguguran tidak ada yang
bicara HAM? Indonesia lebih baik
toleransinya dari Swiss yang sampai
sekarang tidak memperbolehkan
Menara Masjid, lebih baik dari
Perancis yang masih
mempersoalkan Jilbab, lebih baik
dari Denmark, Swedia dan
Norwegia, yang tidak menghormati
agama, karena di sana ada UU
Perkawiman Sejenis. Agama mana
yang memperkenankan perkawinan
sejenis ?!
Akhirnya kembali kepada bangsa
Indonesia, kaum muslimin sendiri
yang harus sadar dan tegas,
membedakan mana HAM yang
benar (humanisme) dan mana yang
sekedar Westernisme “.
Pidato KH Hasyim Muzadi yang
berasal dari NU sebagai ormas
terbesar di Indonesia ini juga dinilai
sebagai penawar rasa haus umat
setelah selama belasan tahun umat
tidak melihat ketegasan seorang
tokoh besar Ulama dari kalangan NU
yang berani tampil cerdas dan
berani dalam bersikap.

sumber: spektanews

Salurkan Dana Anda Untuk Pesantren Penghafal Quran Yang…

BREAKING NEWS Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un, mohon doa dari teman2 semua bahwasanya pukul 01.00 WIB pondok pesantren Al Ihsan Boarding School Pekanbaru...
redaksialamislam
29 sec read

Innalillahi… Pesantren Penghafal Quran Terbakar!

Assalamu’alaikum. Inna lillahi wa Inna ilaihi roji’un, mohon doanya dari teman2 semua bahwasanya pukul 1 wib pondok pesantren Al Ihsan Boarding School riau kebakaran....
redaksialamislam
14 sec read

Walikota Banda Aceh Minta Semua Pramugari Penerbangan Memakai…

Walikota Banda Aceh IllizaSa’aduddin Djamal , Senin(11/5/2015) mengikuti seminarsehari dengan tema city branding,menjual destinasi pariwisata daerahke pasar dunia.Seminar ini diselenggarakan olehPasific Asia Travel Association...
redaksialamislam
45 sec read