Fenomena VVIP di Kalangan Akhwat Muslimah Setelah Menikah

1 min read

Fenomena Persahabatan VVIP di Kalangan Akhwat Muslimah Setelah Menikah

Fenomena VVIP di Kalangan Akhwat Muslimah Setelah Menikah

AlamIslam.com – Menarik bagi saya, saat seorang adik curhat kepada saya:

“She is my VVIP, teh,
Setiap ada info terbaru, saya pasti cerita kepada dia. Saat tau hamil lagi, saat suami dapat jabatan baru, saat anak sakit, dan semuanya pasti dia yang pertama tau. She is my VVIP”
Tapi… hancur perasaannya saat membuka medsos trus lihat foto sahabatnya sedang menggendong bayi, foto tersebut sudah dibanjiri ucapan selamat dari ratusan orang. 
Sementara ia… Yang selama ini merasa sebagai VVIP,  jangankan tau temannya melahirkan, kapan hamil nya saja pun ia tidak pernah diberi tahu. 
Padahal terakhir ketemu sekitar 4 bulan lalu.
Terakhir chat juga seminggu yg lalu. Mereka masih ketawa2 bareng.
Kok sahabatnya tidak memberi tahu info sepenting ini.
Sebelum nya juga saat ortu sahabatnya sakit parah, hingga dirawat di RS dikota yg sama dengan mereka tinggal, blasss ia sama sekali tdk diberitau. Lagi2 tau nya dari postingan sahabatnya di medsos.
Adik saya ini merasa “dikhianati”.
Wah… Menarik nih.. 
Adakah yang punya pengalaman seperti ini? 
Well, pernah baca disalah satu quote, saat usia dibawah 30 tahun, sahabat adalah segalanya. 
Namun saat usia diatas 30, apalagi dengan beban hidup yang terus bertambah, perlahan kebutuhan manusia terhadap sahabat sudah mulai berkurang. 
Toh berteman saja sudah cukup. 
Tidak perlu menjadi BFF segala.
Benarkah ini? wallahu’alam…
Yang pasti, setelah dipikir2 saya mendadak ikutan ragu nih. 
Beberapa nama yang selama ini saya anggap sebagai “my VVIP” pun apakah juga punya pandangan yang sama terhadap saya? 
Hihihi
Tapi yaaa biarin aja sih..
Saya sampai pada kesimpulan, 
diusia segini, 
ngapain sih pada mikir VVIP atau tdk.
Alhamdulillah ada sahabat yang bisa mengingatkan kita pada Allah swt.
Ada sahabat yg sekali2 bisa diajak seru2an bareng.
Ada sahabat yg bisa dijadikan tempat curhat.
Bisa diajak makan bakso bareng.
Ke pengajian bareng.
Ke acara2 bareng.
Itu sudah cukup menurutku. 
sudah lebih dari BFF.
Soalan dia menjadikan kita VVIP atau hanya kelas ekonomi, ya biarin aja sih, gak perlu dipikirkan.
Setiap orang kan punya privacy, juga punya prioritas yg berbeda. 
Bgmn menurut teman2 disini? 
Penulis: Popi Fadliani, M.Pd (Praktisi Parenting Muslimah)

Kembalikan Anak Lelakiku!

Ketika lahir, anak lelakiku gelap benar kulitnya, Lalu kubilang pada ayahnya:“Subhanallah, dia benar-benar mirip denganmu ya!”Suamiku menjawab:“Bukankah sesuai keinginanmu? Kau yang bilang kalau anak...
redaksialamislam
3 min read

Bila Jodoh Tak Kunjung Datang

BERBICARA tentang jodoh, pastiyang kini masih melajang merasahal ini sangatlah menyakitkan.Orang yang diidam-idamkanuntuk melengkapi hidupnya takkunjung datang. Tapi, kaliantidak usah khawatir. Masalahjodoh sudah diatur...
redaksialamislam
1 min read

Sandal Jepit Istriku

Selera makanku mendadak punah.Hanya ada rasa kesal dan jengkelyang memenuhi kepala ini. Duh…betapa tidak gemas, dalam keadaanlapar memuncak seperti ini makananyang tersedia tak ada...
redaksialamislam
2 min read