Demi Dakwah Ustadz Ini Rela Tinggal di Gubuk Reyot

Posted on
Demi dakwah ustadz ini ikhlas tinggal di gubuk reyot dan beli tanah untuk mesjid.
Rumah Ustadz Ujang

Alam Islam Sumedang – Seorang ustadz di Sumedang, Jawa Barat, memilih tinggal di gubuk yang reyot daripada harus menyewa rumah yang lebih memadai. Ia memilih memakai dana yang ia punya untuk membeli tanah untuk dijadikan Taman Pendidikan Al-Quran setempat. Ustadz tersebut bernama Ujang Suryana dan merupakan pengajar di TPQ Miftahul Hidayah, Wado, Sumedang.

Ustadz Ujang, panggilan akrabnya, tinggal di sebuah bangunan dari kayu dan berfungsi sebagai bangunan Taman Pendidikan Quran (TPQ). Berukuran 4×6 meter sekaligus berfungsi sebagai tempat belajar bagi murid TK. Sedangkan murid SD hingga SMA belajar di masjid yang terletak di sebelahnya.

Ia merupakan pendiri pesantren yang merupakan pendatang dari Kabupaten Garut, yang dengan ikhlas merantau ke desa terpencil di kecamatan Wado, kabupaten Sumedang dengan niat dakwah.

“Masyarakat di sini masih jauh dari ajaran Islam. Mereka lebih mengutamakan tahlilan ketimbang shalat fardhu,” ujarnya.

Yang mengagumkan, walau tinggal di gubug reyot, ia justru telah membeli tanah di seberang masjid dan bukan untuk dirinya sendiri, namun untuk dibangun sebuah bangunan TPQ yang permanen.

“Nantinya, semua santri bisa belajar di sana, sekaligus menginap bagi yang tinggalnya jauh. Saya kasihan pada santri putri yang harus pulang malam sendirian,” jelasnya.

Saat ini, para santri masih terpaksa belajar di masjid. Sedangkan santri TK belajar di rumah Ustadz Ujang yang sempit tersebut. Para santri putra yang rumahnya jauh, selama ini menginap di masjid. Sedangkan santri putri terpaksa pulang, walaupun banyak yang rumahnya jauh.

“Jika bangunan TPQ sudah jadi, maka semua santri bisa menginap di sini. Karena akan tersedia kamar khusus untuk santri putra dan putri,” ungkapnya.