Cintailah Cinta Sekadarnya!

47 sec read

Alam Islam – Cintailah orang yang kau cintai sekedarnya saja. Siapa tahu suatu saat ia menjadi orang yang kau benci. Dan bencilah orang yang kau benci sekedarnya saja. Siapa tahu suatu saat nanti ia akan menjadi orang yang kau cintai.

Ya, ucapan Imam Ali bin Abi Thalib itu memang penuh makna.
Makna bahwa hati manusia selalu berputar. Kadang ini lalu itu, kadang seperti ini lalu seperti itu.
Berputar sesuai kehendah Pemilik Hati.
Makna bahwa mencintai haruslah hati-hati. karena suatu saat bisa jadi benci.

Makna bahwa membenci haruslah hati-hati. karena suatu saat mungkin berbalik menjadi cinta.
Karena cinta dan benci hanya memiliki perbedaan yang sangat tipis.
Bahkan kita tak pernah kuasa menahan cinta dan sulit sekali menghindari rasa benci.
Kita hanya dapat mengendalikannya sebelum rasa itu mendalam dan mengakar.

Yaitu menjaga hati ini.
Bila terlanjur mencintai, jagalah hati. Jangan sampai rasa itu menjamur disaat belum ada ikatan yang pasti.
Lebih baik menjaga hati selama belum ada ikatan halal daripada saling lempar perhatian ditengah perkara yang Allah tidak sukai.
meskipun dengan orang yang kita cintai.
Karena kita tidak tahu berjodoh dengan siapa nanti.
Bila sudah terlanjur memberikan cinta yang mendalam, perhatian setiap saat, atau kasih sayang yang tak terbendung.
Lalu Allah bilang : itu bukan jodohmu, jodohmu yang ini.
Sanggupkah kau melaluinya disaat rasa cinta yang sudah berlebihan diberikan orang lain?

Penulis: Fitrah Khoirunisa

Pada Saat Engkau Mati

Pada saat engkau mati, janganlah kau bersedih. Jangan pedulikan jasadmu yang sudah mulai layu, kerana kaum muslimin akan menguruskan jasadmu. Mereka akan melucutkan pakaianmu,...
redaksialamislam
1 min read

Rizki Dari Rabbmu

Bismillah,Sungguh aneh..Engkau yg tatkala masih menjadi janin dlm perut ibumu telah diberi rizki oleh Rabbmu..Tatkala engkau masih kecil&tdk bisa berbuat apa2, engkau tetap diberi...
redaksialamislam
59 sec read

Hadirkanlah Allah

Profesor: “Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan” (Semua terdiam, kesulitan menjawab hipotesis profesor itu). Tiba¬≤, suara seorang mahasiswa memecah kesunyian. Mahasiswa:...
redaksialamislam
54 sec read