Cegah Corona, Lebih Efektif Hand Sanitizer Atau Cuci Tangan?

Posted on
keefektifan hand sanitizer dan cuci tangan pakai sabun dalam mencegah virus Corona
corona hand sanitizer

Cegah Corona, Lebih Efektif Hand Sanitizer Atau Cuci Tangan?

AlamIslam.com – Seorang aktris Amerika Serikat bernama Kristen Bell memposting foto tangan ibunya yang menyala saat dideteksi dengan sinar UV dan menunjukkan adanya kuman walaupun telah memakai hand sanitizer atau cairan gel pembersih tangan. Sontak foto yang diunggah di Instagram tersebut mengejutkan sejumlah pihak.

Aktris pengisi suara Anna dalam film Frozen tersebut menunjukkan foto-foto menunjukkan seberapa besar perbedaan yang terjadi ketika membilas tangan selama enam detik, atau menggosoknya dengan sabun dan air selama 30 detik dibandingkan dengan hand sanitizer.

Percobaan Media Business Insider 

Media Business Insider juga melakukan percobaan serupa, yang membandingkan pembersih tangan dan mencuci tangan dengan sabun. Hasilnya menunjukkan perbedaan yang nyata.

Para ahli kesehatan mengatakan bahwa penting bagi setiap orang memiliki pembersih tangan untuk saat-saat mereka tidak memiliki akses ke wastafel, tetapi tidak menggunakannya sebagai pengganti jika memang memiliki pilihan sabun dan air.

Tetapi dengan kekhawatiran luas tentang penyebaran virus corona, ini merupakan tantangan yang dihadapi banyak orang.

Kita semua mencuci tangan setiap hari, namun jarang melihat seseorang berdiri di wastafel melakukan memakai sabun hingga 30 detik, padahal itu disarankan oleh ahli kesehatan.

Foto Bell yang mengejutkan 

Foto yang dibagikan oleh Bell di Instagram pada hari Rabu (4/3) tersebut berisi serangkaian foto yang dikirim ibunya, menunjukkan tangannya pada berbagai tahap kebersihan.

Menggunakan sinar UV dan krim yang disebut Glo-Germ, yaitu minyak mineral yang menempel pada kuman, dan hanya terlihat di bawah sinar UV ketika melekat pada kuman dan mampu menangkap berapa banyak kotoran yang ada di tangannya, meskipun mereka tampak bersih saat dilihat dengan mata telanjang.

Ini menunjukkan perbedaan dramatis antara mencuci enam detik dengan sabun dan mencuci 15 detik dengan sabun.

Meskipun lebih mirip, ada juga perbedaan yang nyata antara mencuci 15 detik dengan sabun dan 30 detik: Setelah 15 detik, ibu Bell masih memiliki sisa bakteri yang menempel di kerutan jari-jarinya dan buku-buku jarinya, yang memudar setelah scrub 30 detik.

Para ahli kesehatan setuju bahwa itu adalah baik bagi semua orang untuk menggunakan pembersih tangan, terutama mereka yang memiliki kondisi mendasar seperti asma atau emfisema, tetapi mereka menyarankan publik untuk tidak menganggapnya sebagai pengganti sabun dan air.

Seperti yang kami temukan dengan eksperimen kami sendiri, pembersih tangan efektif, tetapi tidak seefektif mencuci tangan.

Sumber: businessinsider