video

Video Tarawih Ngebut 7 Menit. Buya Yahya: Hukumnya Haram!

Buya Yahya tawarih super cepat hukumnya haram
ilustrasi

Alam Islam Blitar – Netizen digegerkan dengan rilis video yang beredar di media sosial terkait pelaksanaan shalat tarawih tercepat di dunia yang hanya 7 menit. Shalat tarawih yang dilakukan secara sangat cepat itu malah terkesan seperti tidak serius ingin melaksanakan ibadah yang hanya ada di bulan Ramadhan tersebut.

Terkait hal ini, Buya Yahya, seorang ulama yang berasal dari Cirebon mengungkapkan bahwa shalat tarawih yang dilakukan dengan sangat cepat dapat mengakibatkan tidak sahnya shalat tersebut.

Beliau memperingatkan imam tarawih yang cepat dalam gerakan dan khususnya bacaan Al-Qur’an agar tidak terburu-buru dan tidak merasa bangga bila bisa menyelesaikan shalatnya terlebih dahulu.

Salah satu hal yang krusial, menurutnya, adalah hilangnya kewajiban melaksanakan ruku`, i`tidal dan sujud dengan Thuma`ninah. Disamping itu juga menggugurkan salah satu huruf yang dilafadzkan saat membara Al-Fatihah dengan sangat cepat sehingga tergabungnya dua huruf menjadi satu.

Dengan kesalahan fatal tersebut, lanjutnya, sudah pasti shalatnya tidak sah dan tidak mendapatkan apa-apa kecuali capek dan dosa.

Beliau mengutip perkataan Imam An-Nawawi dalam kitab At-Tibyan Fi Adabi Hamalatil Qur’an hal. 89 yang berbunyi:

“Bagi orang yang sudah bisa membaca Al-Qur’an maka haram membacanya dengan cara Lahn atau terlalu panjang dalam membacanya atau terlalu pendek sehingga ada sebagian huruf terbalik panjang pendeknya, atau membuang harakat pada sebagian lafadz yang merusak makna. Bagi yang membaca dengan cara demikian hukumnya adalah haram dan pelakunya dianggap Fasiq sedangkan yang mendengar juga berdosa jika ia mampu menghentikannya akan namun lebih memilih diam dan mengikutinya”.

Maka dari, menurutnya, haram bagi muslim mengikuti imam shalat tarawih yang membaca Al-Qur’an dengan bacaan terburu- buru sehingga hilangnya huruf atau salahnya harakat Al-Qur’an dalam bacaannya.

Berikut video yang menggegerkan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *