opini

Status Tersangka Habib Bahar Terkesan Dipaksakan, Kriminalisasi Ulama Sedang Berjalan?

Dalam kasus ujaran kebencian Jokowi, Habib Bahar malah makin terkenal, karena itu dicari cara lain untuk membungkam Habib Bahar.
Habib Bahar 

Alam Islam – Sebelumnya Habib Bahar memang sudah menjadi tersangka atas kasus ujaran kebencian kepada Joko Widodo. Hanya saja Habib Bahar tidak ditahan.

Nah, ini memang kebetulan. Sangat kebetulan sekali, tak lama setelah itu kok tetiba laporan pemukulan. Habib Bahar langsung jadi tersangka dan langsung ditahan!

Jadi, begini… Dua tahun lalu Habib Bahar pernah ceramah di Palembang. Ia menyebut Joko Widodo banci, tersebab sikap pengecut Joko Widodo yang tidak mau menemui para pendemo pada Aksi 411 di Istana. Padahal yang bersangkutan bilang, rindu didemo. Nyatanya ketika didemo beneran, pergi!

Kemudian pada 30 November 2018 Pendukung berat Jokowi yang bernama Muannas melaporkan Habib Bahar kepada polisi. Singkat cerita, setelah dilakukan pemeriksaan, tanggal 7 Desember akhirnya Habib Bahar jadi tersangka.

Tanggal 1 Desember dua orang yang telah memalsukan dirinya menjadi Habib Bahar berhasil ditangkap dan dibawa menemui Habib Bahar. Pada hari itu terjadilah apa yang kemudian oleh Polisi disebut sebagai penganiayaan.

Setelah kejadian tersebut, sudah terjadi perdamaian antara pihak keluarga dan Habib Bahar. Tapi entah kenapa, setelah penetapan Habib Bahar sebagai tersangka ujaran kebencian kepada Pak Joko, dan tidak ditahan, kemudian kasus pemukulan itu mengemuka. Konon, orang tuanya melapor ke Polisi. Yang bersangkutan pun dirawat di rumah sakit Polisi.

Jadi, pada kasus ujaran kebencian kepada Bapak Joko Widodo, Presiden Indonesia, walau akhirnya Habib Bahar sudah dijadikan tersangka, tapi justru itu akan makin melambungkan Habib Bahar dan membenamkan Jokowi, sebab publik menilainya sebagai pertarungan Presiden dan penentangnya. Sehingga akan menjadi justifikasi terhadap kriminalisasi ulama.

Makanya kemudian, harus cara lain untuk membungkam Habib Bahar. Nah, kebetulan baru terjadi kasus pemukulan, yang akhirnya berhasil diidentifikasi oleh pendukung Pak Joko, sehingga terjadilah laporan dan penetapan tersangka pada kasus yang sebelumnya sebenarnya sudah terjadi perdamaian.

Sampai di sini, paham opo ora, Cung?

Penulis: Abrar Rifai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *