permaisuri malaysia tolak perkarakan pengkritik
duniaislam internasional

Permaisuri Malaysia Tolak Perkarakan Pengkritik. Warganet: Di Indonesia Beda!

Kuala Lumpur – Permaisuri Malaysia Sang Raja Permaisuri Agong menyatakan kekecewaannya kepada polisi karena telah menangkap sejumlah pengkritik yang di duga menghina dirinya di media sosial.

Ia dan raja Malaysia mengakui tak pernah meminta polisi untuk menangkap pengkritik dan ia sangat kesal mendengar berita tersebut.

Ucapan tersebut diungkapkan setelah polisi menangkap seorang aktivis di kota Klang pada Jumat lalu karena mengirimkan postingan yang dianggap menghina.

Raja Permaisuri Agong yang bernama lengkap Tunku Azizah Aminah Maimunah Iskandariah Sultan Iskandar adalah istri kepala negara Malaysia pada saat ini.

Dalam serangkaian twit yang telah dihapus, Raja Agong Permaisuri mengatakan awalnya ia meninggalkan Twitter karena alasan pribadi.

“Saya benar-benar kesal karena polisi telah menahan orang-orang itu. Selama bertahun-tahun, saya dan suami tidak pernah membuat laporan polisi tentang komentar-komentar buruk tentang kami,” tulisnya seperti dilansir Straits Times.

“Ini adalah negara bebas,” tegasnya.

Sejumlah warganet Indonesia ikut berkomentar seputar hal tersebut di laman facebook.

“Tuh baru pemimpin amanh adil,” ujar Widya Widya.

“Semoga ibu menjadi ahli sorga.” tulis Amani Farizal Mubarak.

“Ini barupemerintahan yang benar,” jelas Suryana Atmadja.

“Itu kan malaysia..masih kalah jauh sm indonesia..pemimpin malaysia trllu lembut..indonesia mah tegas..ngeselin dikit TEMBAK,bikin gusar COPOT,mengkritik TANGKAP..itu baru pemimpin.. rakyat kan takut..ngayomi itu kan cm SLOGAN yg muluk,” jelas Elliot Ness.

“Hebat negri jiran ini mereka melarang penangkapan terhadap yg mengkritisi,tp lebih hebat negri + 62 mahasiswa mengkritisi tak digubri ,mahasiswa demo dihajar bahkan ada yg meninggal ,orang bakar bakar diwamena tiada kabar berita, DPR mengkritik dilaporin ke polisi,yg kritik istrinya yg disangsi /hukum suaminya ,tp kalau satu kolam aman aman aja,” ungkap Wiryo Rejo.

“Pemimpin Indonesia muka tembok gk ada malunya dgn negri tetangganya…,” sindir Udo Honda.

Tinggalkan Balasan