muslim india disiksa
duniaislam internasional video

Muslim India Dipukuli dan Dipaksa Makan Babi

Sebuah video yang viral di youtube memperlihatkan peristiwa dimana seorang pria Muslim India dipukuli dan dipaksa makan babi oleh ekstrimis Hindu karena menjual daging sapi. Para pelaku disinyalir adalah gerombolan pendukung perdana Menteri India Narendra Modi yang dikenal sebagai ekstrimis Hindu di New Delhi. Kejadian yang terjadi pada tanggal 28 Mei 2019 tersebut sangat disayangkan oleh warga muslim India. Mereka memukulinya dengan baja batangan, memaksanya memakan daging babi, dan mengancam akan mengencingi dirinya. Serangan semacam ini telah terjadi setiap hari terhadap umat Islam sejak kemenangan pemilihan kembali Modi.

Ketika Narendra Modi, perdana menteri India, terpilih pada tahun 2014, dengan dukungan luas untuk janji-janjinya untuk memodernisasi ekonomi India, memerangi korupsi dan secara agresif menegaskan peran India di dunia. Lima tahun kemudian, ia secara luas dianggap telah membuat setidaknya beberapa kemajuan dalam masalah-masalah itu. Namun agenda sekuler itu selalu terjalin dengan hubungan Modi dalam gerakan politik Hindu konservatif yang berupaya menjadikan India negara Hindu. Banyak pendukungnya yang lebih moderat berharap dia bisa mengesampingkan sektarianisme.

Tetapi selama lima tahun terakhir, bloknya, Partai Bharatiya Janata, atau B.J.P., telah menyebarkan filosofi kami-melawan-mereka di sebuah negara yang sudah diliputi oleh perpecahan yang berbahaya. Hak Hindu tidak pernah lebih diprioritaskan di setiap tingkat pemerintahan.

Sekarang, dengan pemilihan umum yang sedang berlangsung, dan dengan sebagian besar data jajak pendapat menunjukkan bahwa Modi akan kembali berkuasa, keyakinan yang berkembang di sini adalah bahwa agenda pertama Hindu yang memecah-belah hanya akan mempercepat kehancuran India sedikit demi sedikit.

Ironinya, Modi secara pribadi mendukung Pragya Singh Thakur, yang dibebaskan dengan jaminan setelah hampir sembilan tahun dipenjara karena diduga terlibat dalam pemboman teroris yang menewaskan enam Muslim India.

Sejumlah warganet mengutuk aksi penyiksaan terhadap warga muslim India tersebut.

“Sejak Modi berkuasa, Islamofobia selalu menjadi yang tertinggi,” ujar warganet bernama Abdul Kuadr di laman facebooknya.

“Manusia menjadi lebih hina dari hewan dari hari ke hari. Tidak ada rasa iba dan kebaikan. Dingin dan kejam. Semoga Allah membimbing orang-orang ini,” ujar Ghulamullah Kibria.

“Allah, memberi perlindungan kepada umat Islam di luar sana di dunia. Ali Jinnah tau ini akan terjadi. Terima kasih,” tulis Ameen.

“Arti baru dari tirani demokrasi mayoritas,” sebut Badarul Hassan.

“Jika ini akan terus berlanjut maka seseorang akan memulai revolusi dan akan mengambil tindakan terhadap orang-orang ini,” kata Dan Khan.

“Alhamdulillah untuk Pakistan. Sedih sekali melihat video-video ini setiap hari. Semoga pria ini baik-baik saja. Semoga Allah melindungi semua muslim di seluruh dunia,” doa Tahira Kausar.

“India harus ditempatkan di sisi israel dan Cina untuk pelanggaran berat hak asasi manusia terhadap warga negaranya sendiri,” seru Zenera Noor Ul Huda.

“Betapa menyedihkan ini India baru dan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia,” kritik Sikander Durrani.

“Ali Jinah tahu apa yang akan terjadi dengan muslim di India maka itu sebabnya ia mendirikan pakistan,” seru Saib Khan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *