hoax sikat gigi bulu babi
artikel

Mengupas Hoax Sikat Gigi Bulu Babi dan Kuas China Bristle

Ternyata artikel sikat gigi bulu babi dan kuas china bristle adalah hoax belaka.
hoax sikat gigi bulu babi

Alam Islam – Bantu meluruskan kembali, stelah HOAX kode E sebagai produk dgn babi semua, ini penjelasan HOAX kalau bristles juga babi semua, semoga bisa mengurangi keresahan masyarakat

BRISTLE
Akhirnya lewat juga thread “bristle” di news feed say
Gini ya buibu :
1. “Bristle” adalah kata yang masih bersifat umum. Kalo dalam bahasa Arab, “isim nakirah”.

2. Arti kata “bristle” adalah helaian yang halus/tipis (filamen) dan kokoh/kuat, menurut kamus2 berikut ini :
http://dictionary.cambridge.org/dictionary/english/bristle
http://www.merriam-webster.com/dictionary/bristle
http://www.oxforddictionaries.com/definition/english/bristle
http://www.thesaurus.com/browse/bristle

3. Tulisan “bristle” yang ada pada sikat gigi, se-mata2 berarti “bulu”, BUKAN bulu babi.

4. Nah…kata “bristle” yang sifatnya umum (isim nakirah) itu baru bermakna lebih khusus ketika disandingkan dengan kata lain, misal :
pure bristle atau 100% bristle atau natural bristle : artinya bulu berbahan murni bulu hewan atau serat tumbuhan
Tetap masih BELUM TENTU dari bulu BABI. Bisa dari kuda atau hewan2 lainnya. Bristle dari serat tumbuhan pun ada, yaitu kayu SIWAK.

5. Bulu atau “bristle” pada sikat gigi jaman dinasti Tang (619 – 907) memang terbuat dari bulu babi, tetapi sikat gigi modern yang dibuat sejak tahun 1938 dibuat dari NYLON. sejarahnya bisa di lihat di sini :
http://www.colgateprofessional.com/patient-education/articles/history-of-toothbrushes-and-toothpastes

A Visual History of the Toothbrush


http://www.huffingtonpost.com/thomas-p-connelly-dds/mouth-health-how-long-hav_b_683535.html

6. Hingga saat ini MASIH ADA sekitar 10% sikat gigi dari bulu babi beredar di SELURUH DUNIA (jadi BUKAN 10% di Indonesia seperti yang dituliskan Jeng yang statusnya saya foto).

7. Untuk alasan higiene, produsen dan konsumen sikat gigi modern sendiri lebih memilih sikat gigi berbahan nylon.

8. Tampaknya keriaan menyambut informasi “bristle” sikat gigi terjadi akibat kekeliruan pemahaman ketika membaca artikel di situs milik LPPOK MUI. Artikel yang membahas BULU KUAS UNTUK MASAK-MEMASAK, dianggap sama dengan bulu pada sikat gigi. artikelnya yang ini :

http://www.halalmui.org/newMUI/index.php/main/detil_page/11/2141

bagian yang disalahpahami yang ini :
“Pada gagang kuas berbulu babi sering tertulis kata : Bristle, Pure Bristle, 100% China Bristle, dll. SALAH SATU makna kata Bristle adalah Pig Hair atau bulu babi (Webster’s Dictionary) yang berstatus najis apabila basah. Oleh karena itu, roti yang terkena sapuan kuas najis menjadi terkena najis, sehingga haram dimakan. Pengganti kuas bulu babi adalah kuas dari bahan plastik (polyester). Perusahaan kuas merk Ken Master dan Selery juga meproduksi kuas dari bahan halal ini.”

Kata SALAH SATU dalam artikel itu tidak dipahami sebagaimana mestinya dimana “salah satu” juga berarti TIDAK SEMUA makna kata “bristle” adalah bulu babi, termasuk bulu sikat gigi modern yang “bristle”nya NYLON.

DAN sebagian orang tidak mau repot2 memeriksa ulang apakah benar kata “bristle” HANYA berarti berarti bulu babi.

Qadar Allah kekeliruan ini begitu masif sampai2 salah satu situs milik salah satu asatidz pun memaknainya secara keliru.

Jadi saya berharap pengelola situs LPPOM MUI (mungkin ada yang bisa kontak pak Nanung untuk mengoreksi artikel itu) mau mengoreksi artikel itu dengan memberi keterangan yang lebih rinci perihal arti kata “bristle” agar tidak terjadi kekeliruan2 bin ngeyel yang sama seperti pada apa yang kita lihat dalam gambar di bawah ini.

Penulis: dr. Farras Wijayanto

Tinggalkan Balasan