nasional

Gawat! Pemerintah Akan Cabut Permendag Miras

Alam Islam, Jakarta – Saat ini pemerintah mewacanakan mencabut Permedag No.6/2015 yang menjadi dasar pelarangan peredaran miras.

Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo menyebutkan, pada prinsipnya minuman keras boleh beredar di hotel-hotel bintang lima. Namun, karena ada keberatan dari Bali, dengan statusnya sebagai kota turis, maka penjualan miras itu dibolehkan pada kios-kios tertentu dengan tanda khusus.

Untuk itu, solusi yang akan diambil pemerintah adalah mencabut Permendag tersebut. Sedangkan untuk regulasi penjualan miras akan dikembalikan ke daerah-daerah.

“Kami serahkan miras itu pada Perda-perda Miras itu di daerah sesuai dengan adat istiadat dan kondisi geografis yang ada,” ucap Tjahjo di Istana Kepresidenan, Rabu (16/09) seperti dilansir RMOL.

Selama ini mem‎ang sudah ada beberapa daerah yang membuat perda khusus tentang miras. Aceh dan Tangerang misalnya, membuat perda larangan peredaran miras di minimarket.

Tjahjo pun ‎meminta masyarakat tidak menggeneralisir bahwa miras menimbulkan kerusuhan. Sebab, menurutnya, yang membuat rusuh adalah oknum saja, karena faktor mabuknya.

“Itu jangan dijadikan alasan bahwa karena faktor mabuk kemudian dijadikan alasan ‎nggak boleh jual minuman keras. Itu harus ada tandanya, dijual tempat-tempat tertentu, tidah boleh di tempat terbuka, luas, apalagi di pinggir jalan,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *