fahri-hamzah-kpk
berita nasional

Fahri Hamzah: KPK Harus Baca Buku Einstein!

Seorang politikus Indonesia dari Nusa Tenggara Barat yang bernama H. Fahri Hamzah, S.E. adalah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat sejak tahun 2014 menulis sejumlah kritikan kepada KPK yang dianggap tidak bisa menyelesaikan masalah korupsi sampai hari ini. Berikut tulisan Fahri Hamzah untuk KPK di laman twitter:

Ada media online menulis: “KPK geleng-geleng kepala karena Wali Kota Medan Dzulmi Eldin kena OTT. Eldin disebut berulang kali bertemu KPK untuk persoalan pencegahan korupsi di Medan.”

Saya geleng-geleng kepala melihat KPK… ada kalimat Albert Einstein yang perlu dibaca KPK: “kegilaan adalah mengerjakan sesuatu dengan cara yang sama berulang-ulang lalu mengharapkan hasil yang berbeda”.

Saya ingin masalah selesai… setelah 74 tahun merdeka… tapi ada yang ingin masalah tetap ada supaya terus bekerja… selamat bekerja sahabat.

Di negara yang definisi sukses sama dengan sibuk kita akan melihat kesibukan untuk memperpanjang masalah sampai mereka punah.

Ada dokter yang tiap hari pasiennya dikasi obat dan disuntik… bahkan amputasi.. dan dia dipuji karena suka nyuntik dan memberi obat.. tapi penyakit pasien berulang dan dokter tambah sibuk memberi obat dan suntikan yang sama. “Dokter Gila”

Ada dokter yang pasiennya habis karena berpegang pada adagium “mencegah lebih baik daripada mengobati”. Semua pasien dikasi nasehat, obat secukupnya dan umumnya pasien tak pernah kembali. Dokter ini anti suntik karena menyuntik kimia ke dalam tubuh itu bahaya. “Dokter Waras”

Di sebuah negara tempat “Dokter Gila” lebih banyak daripada “Dokter Waras” maka penyakit tambah banyak. Dan dokter tambah sibuk. Makin sibuk dianggap makin sukses. Sedikit pasien dianggap gagal.

Ada bangsa ratusan tahun dijajah karena berjuang tanpa strategi… ada bangsa yang transisinya gagal karena sibuk dianggap sukses.. ada bangsa yang berjuang dengan prinsip tiba masa tiba akal… tidak punya rencana… akhirnya seolah semua jalan mengantar kita pada tujuan.. hampa!

 

Sumber: Twitter @Fahrihamzah 17/10/2019

Tinggalkan Balasan