sejarah

Dipenjara Karena Tolak Berperang di Vietnam, Muhammad Ali: Mereka Tak Pernah Memanggilku Negro!

Muhammad Ali menolak memerangi Vietnam dan menyatakan Perang merupakan pendustaan terhadap Kitab Alquran.
Muhammad Ali saat ditangkap

Alam Islam New York – Juara tinju dunia, Muhammad Ali mengembuskan napas terakhir karena penyakit parkinson yang dialaminya sejak tahun 1980.

Ali termasuk sosok yang kontroversial sepanjang hidupnya. Dia menjadi anak nakal karena sering berulah. Akan tetapi semua berubah ketika dia harus masuk ke penjara dan memeluk agama agama Islam.

Namanya termasuk dalam daftar calon tentara Angkatan Darat AS pada usia 18 tahun. Sayangnya ia tidak lolos karena nilai tes mental dan IQ hanya 78.

“Saya mengatakan saya adalah yang terhebat, bukan yang terpintar,” ujarnya saat itu seperti dilansir Merdeka pada Sabtu (4/6).

Pada tahun 1966, Angkatan Darat AS menurunkan persyaratan dan memberi kesempatan bagi calon tentara yang bernilai rendah. Ali langsung diterima dan dimasukkan ke dalam Angkatan Darat AS. Namun ternyata ia akan diterjunkan ke Perang Vietnam.

Mendengar statusnya tersebut, ia langsung menolak keputusan tersebut.

“Perang merupakan pendustaan terhadap Kitab Alquran. Saya tidak mau masuk dalam daftar. Kami tak akan mau ambil bagian dalam perang kecuali atas nama Allah dan Nabi-Nya. Lagipula aku tak punya masalah dengan orang-orang Vietnam, mereka tak pernah menyebutku negro,” ujarnya.

Saat upacara militer, Ali maju ke depan meskipun namanya dipanggil sebanyak tiga kali. Karena menolak, ia diancam penjara selama lima tahun sekaligus denda, tapi dia menolak panggilan tersebut.

Akhirnya dia langsung ditangkap polisi militer saat itu juga. Komisi Atletik Negara Bagian New York segera mencabut lisensi tinjunya sekaligus gelarnya. Komite melarang Ali untuk memegang lisensi di seluruh AS selama tiga tahun.

Dalam sidang militer, Ali dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman lima tahun penjara dan denda sebesar USD 10 ribu. Ia juga dilarang bertinju selama tiga tahun.

Setelah menjalani hari-harinya selama beberapa tahun di penjara, akhirnya banding yang diajukan oleh Ali diterima. Akhirnya ia kembali bertinju dan membuat KO lawannya Jerry Quarry dalam tiga ronde. Ia akhirnya pensiun pada 1981 setelah beberapa tahun memegang gelar juara tinju dunia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *