kultum

Beramal Sajalah! Sedekah Secara Kontinyu Menjadi Amal Kebiasaan

Alam Islam – Boleh jadi, ada terselip rasa sombong ataupun angkuh atau pun riya ketika kita beramal saat ini. ada rasa ujub akan kemampuan diri. namun jangan pernah menjadikan hal itu sebagai penyebab kita menunda melakukan kebaikan.

jangan pernah! itu bermakna kita sudah kalah sebelum berperang melawan riya dan ujub itu sendiri.

semisal boleh jadi pertama sekali kita bersedekah 100 ribu rupiah, ada rasa riya menyelip. ada ujub yang bermain di hati.
‘Oh.. lihatlah saya, 100 ribu saya sedekahkan!’

Namun terus saja bersedekah. karena ketika sedekah secara kontinyu menjadi amal kebiasaan, Insya Allah 100 ribu menjadi biasa. riya pun akan lebur. mungkin bukan di sedekah pertama, boleh jadi di sedekah ke 24, 54, 100 kali atau selanjutnya. namun sekali saja riya terhapus dan berganti dengan ikhlas, insya Allah di sekali ikhlas itu mampu membawa kita ke surga.

Sama juga dengan memposting nasehat dan ilmu di media sosial. ada yang berujar: ‘aku takut riya, sombong, menampak-nampakkan.’

sudahlah, jangan berpikir terlalu panjang. posting saja. boleh jadi postingan kita tahun ini, kelak akan dibaca oleh orang lain 1 tahun kedepan. disaat kita sudah lupa akan memposting tulisan tersebut. hingga riya pun tidak mampu bercokol di hati.

seriya, sesombong, dan seangkuh orang itu bukan yang hatinya tidak pernah terselip rasa bangga akan amalnya. namun mereka yang ketika melihat ilmu dan kebenaran, mereka membuang wajah mereka, seolah ilmu dan kebenaran itu tidaklah memberi mamfaat untuk mereka.

Penulis: Ustadz Rahmat Idris

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *