kultum

Ada CintaNya, di Balik Ujianmu!

Saudaraku…
Pernahkah engkau merasakan
penatnya hidup?
Ketika air mata tak sanggup lagi
melukiskan bebanmu…
Ketika saudaramu tak lagi mampu
jadi teman berbagi…
Seolah bumi tak lagi bersahabat
dengan suasana hatimu…
Ingatlah saudaraku…
Saat itu Allah sedang menunjukkan
cintaNya padamu.
Cinta yang pernah Allah letakkan
pada Nabi Ibrahim saat mengujinya
dengan api.
Cinta yang pernah Allah lukiskan di
hati Nabi Ayyub dengan ujian
penyakit
Cinta yang pernah Allah hujamkan
pada Rasulullah Muhammad ﺻﻠﻰ
ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ dengan ujian dari
kaum kafir.
Cinta yang sama, yang pernah Allah
tanamkan di hati para nabi melalui
ujian.
Meski kadarnya tak sama, tapi itu
adalah bagian dari cinta Allah.
Saudaraku…
Allah bebankan masalah di
pundakmu, agar engkau menunduk
sujud padaNya.
Allah teteskan kepedihan di qalbmu,
agar air matamu mengalir
mengingatNya.
Allah letakkan kesempitan dihatimu
agar engkau mengingatNya,
melapangkan hati.
Semua karena Allah mencintai do’a
dan sujudmu, memohon padaNya.
Saudaraku…
Bukankah mereka yang beriman
pasti Allah uji?
Sebagai pembuktian bahwa kita
orang yang beriman.
Beriman pada Allah saat lapang dan
sempit.
Lalu, pantaskah kita memohon
syurga tanpa ujian?
Ya, orang beriman pasti mendapat
ujian.
Saudaraku…
Jika hari ini pundakmu terlalu berat
menahan masalahmu.
Saat itu, sajadah menunggumu
untuk bermunajat.
Saat itu juga Allah sedang
menantimu untuk memohon.
Memohon belas kasih dan cintaNya.
Karena setiap ujian adalah bentuk
cintaNya.

Oleh : Rudifillah El Karo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *