nasional

300 Muslim Dunia Bersatu Kecam Terorisme

Sebanyak 300 pemimpin Muslim dari sekitar 30 negara bersama mengecam tindakan terorisme di seluruh penjuru dunia.
ilustrasi

Alam Islam, London – Menteri Luar Negeri John Kerry baru-baru ini menegaskan bahwa ISIS melakukan genosida terhadap umat Kristen dan agama minoritas lainnya di Timur Tengah. Banyak pemimpin Islam juga mengetahui hal itu. Pada bulan Januari lalu, sebanyak 200 pemimpin Muslim, kepala negara, dan sarjana berkumpul di Maroko. Mereka merilis Deklarasi Marrakesh, yaitu dokumen yang menyerukan negara-negara mayoritas Muslim untuk melindungi kebebasan agama minoritas, termasuk Kristen.

Pekan lalu, sekitar 300 pemimpin Muslim dari sekitar 30 negara melakukan hal yang sama. Mereka berkumpul di Jakarta, Indonesia, negara dengan populasi Muslim terbesar dan secara historis dikenal sebagai tempat untuk perdamaian agama. Para pemimpin tersebut ikut mengecam ekstrimisme.

Pendeta Texas Bob Roberts, yang aktif membangun hubungan dengan masyarakat Muslim, mengatakan ini adalah tanda yang baik di masa depan. Roberts sempat hadir di konferensi Maroko tapi tidak bisa hadir di Indonesia.

“Negara-negara mayoritas Muslim sekarang membuat laporan secara global dan nasional untuk menentang ekstrimisme, dan Anda akan melihat usaha mereka lebih dari itu,” kata pemimpin lintas agama evangelis CT seperti dilansir Cristianity Today pada Rabu (18/5).

“Ini mengirimkan sinyal ke warga dunia bahwa alur cerita sudah berubah,” lanjutnya.

Menurut Yahya Cholis, Dewan Nasional Nahdlatul Ulama, radikalisme dapat diatasi dengan kejujuran.

“Hal pertama yang harus dilakukan untuk mengatasi radikalisme dan terorisme adalah jujur. Mungkin ada unsur-unsur yang digunakan sebagai dasar atau justifikasi bagi kelompok garis keras untuk melaksanakan tindakan-tindakan mereka,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *