logo blog alam islam

Dianggap Memecah Belah Ummat Islam, Mesjid Wahabi Yazid Jawas ini Dicabut Izinnya

Mesjid sunni wahabi yang dibina oleh yazid jawas dicabut IMB karena dianggap memecah ummat Islam
Keadaan di depan Mesjid Ahmad Bin Hanbal dan Yazid Jawas yang sering membid'ahkan warga NU 

Alam Islam Bogor - Sebuah mesjid di Bogor dikabarkan dicabut izinnya pada Rabu (21/3) karena dianggap sering mengadakan kajian salafi wahabi yang dikenal sering membid'ahkan jamaah islam lainnya. Rumah ibadah yang bernama mesjid Ahmad Bin Hanbal tersebut belum mendapat izin dari Walikota Bogor Bima Arya karena adanya sejumlah laporan dari warga yang menyebutkan kejanggalan aktifitas jamaah salafi yang mengurus mesjid tersebut yang dianggap tertutup dan sering mengundang ustadz salafi beraliran keras yang menganggap bid'ah jamaah islam lainnya.

Mediasi yang sudah dilakukan selama sembilan bulan lamanya oleh walikota Bogor Bima Arya antara Jamaah Mesjid Ahmad Bin Hanbal dengan Warga setempat masih tersendat dan statusnya belum jelas.

Mesjid yang beralamat di Jalan Pandu Raya Kelurahan Tanah Baru, Kecamatan Bogor tersebut didirikan pada tahun 2001 dan kemudian direnovasi, namun selama proses pengurusan surat tersebut dianggap tidak sah karena tidak mendapat persetujuan warga sekitar. Dari 6 Rukun Tetangga yang ada, hanya 1 RT yang memberi izin dan itu dianggap hanya warga yang memang jamaah salafi.

Banyak warga mengkritik pembangunan mesjid tersebut. Salah satunya bernama Abdul Aziz. Ia mengkritik pembangunan mesjid yang sering menyinggung perasaan warga NU tersebut karena sejumlah warga mengakui sering mendengar para ustadz yang mengisi kajian di mesjid tersebut sering membidahkan tahlilan, zikir jamah, dan lain-lain.

Ia juga menganggap mesjid tersebut didirikan atas dasar kemudharatan, riya, atau syum’ah maka mesjid tersebut termasuk dalam kategori Mesjid Dhirar (Tafsir Al-Qurtuby 8/162). Dimana pada zaman Nabi, Mesjid Dhiror dirobohkan oleh sahabat Malik Bin Duhsyum atas perintah Rasulullah SAW.

Ia mengungkapkan bahwa penyebab desakan warga setempat agar di cabutnya IMB Mesjid Ahmad Bin Hanbal adalah karena isi kajian yang dilakukan oleh Yazid Jawas yang merupakan Imam besar mesjid tersebut, disinyalir telah memicu perpecahan ummat. Ia mengatakan bahwa shalawatan, ziarah kubur, tahlilan, tawasul dan acara Haul adalah kegiatan Bid'ah, Musyirik serta sesat.

Menurutnya, Yazid Jawas juga menganggap sesat Asy'ariyyah, yang diikuti oleh ummat muslim sedunia. Ia juga menganggap sesat golongan Maturidiyyah dan golongan Tasawwuf

Selain itu menurut mereka, Yazid Jawas juga menganggap sesat jamaah jamaah Tabligh, Ikhwanul Muslimin, Hizbut Tahrir dan Jamaah Arqam.

Yazid Jawas beberapa kali berselisih dengan sejumlah kelompok Islam lainnya. Ia juga pernah berselisih dengan Habib Rizieq Shihab yang menganggap dakwah Yazid Jawas bisa memecah belah umat.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon