logo blog

Ternyata! Pembunuhan Ulama dengan Pura-pura Gila Disebut Pernah Terjadi di Masa Lalu

Pembunuhan ulama Persis yang terjadi di Bandung dianggap pernah terjadi di masa lalu dimana para santri harus mengamankan para ulama.
Ustadz Prawoto

Alam Islam Bandung - Pelaku penganiaya tokoh Persatuan Islam (Persis) Ustadz HR Prawoto disebut merupakan pasien Rumah Sakit (RS) Jiwa. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto kepada awak media. Dikabarkan, Ustadz Prawoto meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan akibat dianiaya pelaku pada Kamis (1/2).

"Pelaku merupakan tetangga depan rumah almarhum. Dia pasien RS Jiwa," ujarnya pada Kamis (1/2).

Sang korban bernama Ustadz Prawoto yang merupakan tokoh Islam di Organisasi Persis merupakan Pimpinan Komando Brigade PP Persis. Ia meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit akibat dianiaya seorang pria yang dianggap gila pada Kamis (2/1) pagi. Kabar tersebut juga diunggah di laman facebook Pimpinan Wilayah Persis Jabar.

Seorang tokoh Islam bernama Ustadz Budi Hidayat mengatakan bahwa teror terhadap ulama bukan hanya sekarang berlaku. Namun sudah terjadi di masa lalu. Ia menceritakan kisahnya yang pernah melindungi seorang ustadz dengan peralatan dan senjata seadanya.

"Tahun 1998, Jaman isu ninja mengincar para Ulama , Kyai dan Guru Ngaji. Kami pernah menjaga seorang ustadz dengan bermalam di masjid yang berjarak sekitar 5 meter dari rumah beliau. Sahabat saya, dokter Leo Adhi sampai bawa nunchaku ruyung sambil tidur. Yang lainnya mengandalkan gagang sapu masjid.
Konon para ninja yang tertangkap biasanya akan bersikap seperti orang gila.
Sampai sekarang belum terpecahkan siapa dibalik gerakan ninja yang menteror para Kyai dan Guru ngaji ini. Semua berkesimpulan ini gerakan sistematis.
Kalau ada yang pernah mengalami jaman menegangkan ini, berarti sampeyan sudah beranjak sepuh ..
Apakah kejadian ini akan terulang kembali? Semoga Alloh tetap menjaga negeri ini. Aamiin..
# Jaga Ulama, Kyai, Habaib dan Asatidz kita. Belalah mereka , walau kita hanya punya gagang sapu..," tulis Ustadz Budi Hidayat di laman facebooknya pada Jumat (2/2)

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon