logo blog alam islam

Istri Terduga Teroris Terusir dari Rumah, Warga: 2019 Presiden Baru!

Istri terduga teroris akhirnya terusir dari rumah karena teror Densus 88 sehingga warga berharap 2019 presiden akan diganti.
Istri terduga teroris akhirnya terusir dari rumah 

Alam Islam Jakarta - Ardilla (18), yang merupakan istri almarhum terduga teroris Muhammad Jefri yang tewas setelah ditangkap oleh Densus 88 pada Rabu (07/02) lalu meninggalkan rumah pada karena tidak tahan dengan pengawasan orang-orang misterius. Kabar tersebut diunggah oleh seorang warga bernama Siti Masruroh.

"Suaminya "diculik"...pulang dalam keadaan tak bernyawa. Melihat jenazah suami tercinta untuk yg terakhir kalinya pun tidak diperbolehkan. Bayi mungil 10 bulan harus kehilangan sosok bapak yg direnggut paksa. Rumahnya dijaga oleh orang2 yg tidak jelas identitasnya. Ketika keluarganya minta bantuan hukum,tim hukum di usir oleh massa yg sepertinya tidak ingin keadilan itu diberikan pada MJ dan keluarga....dan semalam,di tengah pengawasan "Orang2 Misterius", isteri Almarhum Muhammad Jefri yg mati di tangan Densus88, akhirnya pergi dari rumah. Astaghfirullah Ya Allah. Tidak kah ada setitik rasa iba padanya? #2019 Presiden Baru," tulisnya di laman facebook pada Kamis (22/2).

Selain itu, Koordinator Tim Pengacara Muslim, Ahmad Michdan yang mendampingi kasus Ardilla juga mengungkapkan bahwa hampir tiga Minggu sejak meninggalnya MJ, ia belum mendapatkan surat kematian suaminya dari kepolisian.

"Surat kematian belum diterimanya, surat yang berkaitan dengan penangkapan juga belum," jelasnya.

Kabar teror dari sejumlah orang misterius juga dibenarkan oleh tokoh Muhammadiyah Mustofa Nahrawardaya di laman twitternya bernama @NetizenTofa pada Kamin (22/02).

"Sudah meninggal misterius, teror di rumah almarhum Muhammad Jefri ini tak juga berhenti. Terus diawasi oleh orang2 misterius. Badannya gempal2. Sebagian perutnya gendut2. Indonesia, tapi kok jadi kayak di negeri antah barantah gini. Isterinya diusir," tulisnya sambil mengunggah foto beberapa pria misterius yang berjaga di luar rumah istri tersangka.

Istri terduga teroris akhirnya terusir dari rumah karena teror Densus 88 sehingga warga berharap 2019 presiden akan diganti.
Sejumlah orang yang berjaga di luar rumah istri terduga teroris 

Sejumlah warganet merasa geram dengan kabar terusirnya istri tersangka yang belum terbukti bersalah tersebut.

"Ya Alloh selamat kanlah kel almarhum dari kekejaman rezim. Dan kepasa anggota densus 88 berilah azab penyakit kelumpuhan menahun...amien..al Fatihah," doa Muhammad Ali Arief di laman facebooknya.

"Terus skarng kalian bangga setelah membuat ayah dari bayi yg 10 bulan itu tiada..ibunya harus jawab apa besok klau anaknya bertanya bagaimana kepergian ayahku..kemana keluarganya kemana tetangga dan warga di sekitar rumahnya.kenapa hanya diamm membisuu...yg menghabisi korban dosanya akan tetap mengalir sampaii mereka mati.karna apa..? Mereka membuat seorang anak mnjdi yatim..dan doa anak yatim itu di ijabah oleh Allah..knapa harus ada densus 88," sesal Baiq Azmeey Geeg.

"Apa saja yg d lakukan densus 88 sudah mendapat legalitas dari ulama' salafi..yg menjilat para thoghut...atas rekomendasi dari bani sahlul arab saudi.....bahkan mereka bilang bahwa densus itu para mujahid .,..kafirin munafikun walmusrikun punya makar...tapi Allahlah sebaik2 pembuat makar....semoga para musuh Allah musuh Islam di segerakan azabnya...dari ulama' suu' thogut dn para pembelanya...Aamiin," kritik Slamet Abidin Ibnu Achmad.

"Terkutuk... masa mengadili tnp diberi kesempatan menjelaskn benar atau salah. Hukum apa... kok berat sebelah... tega... ya Allah... tp hukum mu pasti lebih dr pd didunia...," ungkap Lilies Sakrie's.

"Bagaimana dg peneror KPK penyiram air keras Novel Baswedan,......dlm kasus ini polri tdk berdaya, jangan sampai hukum tdk mempunyai wibawa dihadapan rakyat krn perbuatanmu," ujar Yusuf Hendri.

"Ingat gak undang undang pre emtif australia. Yaitu memerangi teroris di negara asalnya ( teroris kata dia ). Nah densus ini lah salah satunya. Dibiayai oleh australia dan sekutunya. Secara hukum indonesia sdh melanggar. Karena ada intervensi hukum asing yg dipaksakan masuk ke indonesia.
Jadi indonesia masih dijajah dgn kuhap warusan belanda dan uu bari dr australia tersebut.
Selanjutnya apakah indonesia masih mau di JAJAH asing?," kata Pri Haryanto.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon