logo blog alam islam

Ananda Sukarlan Kembali Nyinyiri Anies, Warganet: Anggap Aja Suara Kodok di Kolam yang Berisik

Pendukung Ahok Pianis Ananda Sukarlan kembali nyinyiri Gubernur DKI Anies Baswedan
Ananda Sukarlan 

Alam Islam Jakarta - Seorang pianis bernama Ananda Sukarlan kembali membuat ulah setelah menjadi perbincangan warganet beberapa waktu lalu karena melakukan aksi walk out dengan meninggalkan ruangan saat Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berpidato pada acara peringatan 90 tahun berdirinya Kolese Kanisius di JI Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Sabtu (11/11) lalu. Kini dalam cuitan terbarunya, ia kembali menyinyiri Anies dengan mengaitkannya dengan gempa yang terjadi pada Selasa (23/1).

"Udah pilih pemimpin yg beriman kok masih gempa bumi ya tadi," tulis Ananda di laman twitternya pada Selasa (23/1).

Pendukung Ahok Pianis Ananda Sukarlan kembali nyinyiri Gubernur DKI Anies Baswedan
Cuitan Ananda Sukarlan

Sejumlah warganet merasa kesal dengan nyinyiran Ananda tersebut, sehingga sebagian dari mereka mengecam dengan keras kelakuan Ananda yang dianggap tidak terpuji tersebut.

"Kita terus saja berusaha dibelah oleh orang-orang semacam ini, yang sepatutnya jadi panutan. Setelah dulu walk out saat Anies Baswedan datang ke Kanisius, kini Ananda membuat ulah yang lebih parah dan bisa dikatakan sangat menyakitkan umat Islam. Dari cuitan ini, siapapun tahu apa dan siapa yang dimaksud. Sungguh sangat berbahaya sekaligus memalukan," tulis salah satu netizen bernama Erwyn Kurniawan di laman facebooknya.

"Cuitan ujaran mengajak kebencian..," ujar Zakaria Abu Faishal.

"Ngajak berantem....Belum pernah dicegat dijalan lantas jadi korban seperti Novel baswedan dia...Mahluk2 begini AMAN SENTAUSA...DI PELIHARA...Imposible di proses hukum.Clear dgn materai 6000," kata Wien Sa.

"Jangan akui dia sebagai ananda lagi. Terkutuk jadi batu sia!," ungkap AH Lukman.

"Itu gempa karena bumi dah ga sudi di injak elu sukarlan," sambar Jauhar Maknun.

"Alhamdulillah gempanya tidak parah karena mayoritas muslim di Jakarta (Indonesia) beriman dgn memilih pemimpin seiman sesuai ajaran Islam...makhluk2 kayak gini klo ditanggapi menguras energi & pikiran. Anggap aja sbg suara kodok di kolam yg berisik di musim ujan..," jelas John Ad Miral.

"Lagian pusat gempa di Lebak Banten, apa hubungannya sama Anis yg di Jakarta?," sebut Rahma Hayati.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon