logo blog

Ternyata 400 Ribu Tentara Muslim India Pernah Berjuang untuk Kebebasan Inggris dalam Perang Dunia I

Fakta heboh lebih dari 400.000 tentara Muslim membantu Inggris dalam Perang Dunia I namun mengejutkan banyak orang Inggris tidak tahu.
Khudadad Khan dan tentara muslim India mengenakan masker gas saat perang dunia I

Alam Islam London - Banyak rahasia dari sejarah yang tidak terungkap dan tidak dibukukan oleh museum resmi. Salah satunya adalah para pahlawan yang tidak pernah ditulis dalam buku sejarah Inggris tentang tentara muslim yang membantu kerajaan Inggris. Lebih dari 400.000 Muslim mempertaruhkan hidup mereka untuk bertarung dalam Perang Dunia I namun dalam penelitian sangat mengejutkan karena kebanyakan orang Inggris tidak tahu.
Sebuah studi mengungkapkan hanya 22 persen dari orang Inggris yang tahu bahwa tentara Muslim pernah bertempur dalam perang untuk kebebasan mereka. Dan hanya dua persen dari mereka yang menyadari sepenuhnya pengorbanan mereka.

Ini berarti sekitar 78 persen dari masyarakat Inggris yang tidak tahu tentang bantuan dari ratusan ribu muslim yang pernah berdampingan dengan tentara Inggris.

Angka-angka hasil survei yang dilakukan oleh badan survey Future Avaes British ini sangat mengkhawatirkan. Sang koordinator proyek, Mohammad, sekarang menangani masalah tersebut dengan tangannya sendiri dengan mencoba untuk mendidik anak-anak tentang peran umat Islam India yang berkecimpung dalam Perang besar tersebut.

Proyek ini merupakan salah satu dari empat program di seluruh negeri yang bertajuk "Sejarah yang Terlupakan - Sumbangan Muslim Untuk Perang Dunia Pertama".

Program ini dijalankan oleh British Future dan New Horizons Di British Islam, dengan dana dari Heritage Foundation Lottery.

"Hampir setengah juta orang muslim India punya peran dalam perang tersebut. Itu lebih banyak dari bantuan negara lainnya. Mereka bertempur di Front Barat, di parit, ketika Jerman sedang membuat kemajuan besar dan mereka berperan dalam memperkuat pasukan Inggris. Kita tidak boleh lupa kontribusi mereka, karena mengingat hal tersebut sangat penting untuk masa kedepan. Peringatan ini adalah kekuatan yang baik di masyarakat karena menginspirasi orang untuk bersama-sama. Ini memberikan rasa memiliki di negeri ini," kata Avaes.

Pasukan dengan kekuatan besar tersebut sejumlah 62.060 tewas dalam perang. Mereka mempertaruhkan hidup mereka di pertempuran epik seperti Somme dan Ypres.  Lebih dari 1.000 kehilangan nyawa di Gallipoli dan hampir 700.000 saat bertempur di Mesopotamia.

"Pemandangan dan iklim benar-benar berbeda. Saat itu hujan dan mereka memakai seragam tropis mereka. Mereka tidak siap untuk pertempuran di Eropa. Dan itu adalah jenis perang baru. Ini adalah pertama kalinya mereka melihat pesawat, pertama kalinya mereka melihat senapan mesin. Dalam sebuah surat, salah satu dari mereka menggambarkan pesawat seperti naga karena suaranya terdengar seperti naga. Dia juga menulis tentang senjata seperti buaya. Dia merujuk U-Boats," tambahnya.

Delapan warga negara India menerima kehormatan militer tertinggi untuk keberanian mereka, salah seorang warga Inggris Victoria Cross, telah menjadi pembawa obor dari kampanye untuk mengingat warisan mereka.

Khudadad Khan, adalah tentara muslim India pertama yang menerima Victoria. Khan adalah seorang tentara yang ikut menahan serangan Jerman selama pertempuran pertama di Ypres pada 31 Oktober 1914.

"Karena hal itu telah menjadi simbol dari cara Muslim untuk terlibat, dengan dedikasi, keberanian mutlak dalam perang tersebut," ujar Avaes.

Comments
1 Comments

1 komentar:

PROMO BONUS THR 100.000 LEBARAN DI BOLAVITA
Kesempatan terbaras hanya untuk 100 ID setiap hari


EmoticonEmoticon