logo blog

PBB Larang Eksekusi Bandar Narkoba, Presiden Filipina Sebut Ban Ki-moon Bodoh

Presiden Filipina Rodrigo Dottirta menghujat Obama dan mengatakan bodoh pada Sekjen PBB
Presiden Filipina Rodrigo Dottirta 

Alam Islam Manila - Presiden Filipina Rodrigo Dottirta meluncurkan hujatan pedas pada Uni Eropa setelah kampanye sengit yang mengutuk kejahatan di negaranya. Ia mencerca Obama dan mengatakan bodoh pada Sekjen PBB.

Dottirta menganggap Parlemen Eropa bertindak salah setelah menyuruhnya untuk menghentikan eksekusi dan pembunuhan pengedar narkoba yang dilakukan tanpa putusan pengadilan. Saat mengkritik tersebut, ia juga menunjukkan jari tengahnya sebagai bentuk kebenciannya kepada Uni Eropa.

Dottirta menganggap bekas kekuasaan kolonial di Eropa berlaku munafik seperti Perancis dan Inggris yang berusaha menebus dosa-dosanya.

Dottirta yang mulai menjabat pada 30 Juni lalu telah mengeksekusi hampir tiga ribu orang, dan eksekusi mereka dilakukan polisi maupun oleh kolaborator. Dottirta juga mengakui pembunuhan penjahat dan pengedar narkoba tersebut untuk mengurangi kejahatan narkoba yang sudah diluar kewajaran.

Dottirta juga tidak lupa mencerca Presiden Amerika Barack Obama dan menyebutnya sebagai "anak p*lacur," sedangkan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon digambarkan sebagai "orang bodoh."

Pada Minggu (18/9), Dottirta mengatakan bahwa ia ingin memperpanjang perang melawan terorisme hingga menjadi enam bulan karena masalah narkoba lebih buruk dari yang diduga. Dan ia menambahkan akan melindungi polisi dan tentara dari penuntutan mahkamah internasional.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon