logo blog

Mantap! Erdogan Izinkan Polwan Turki Berjilbab

Presiden Turki Erdogan izinkan polwan kenakan jilbab sebagai bagian dari seragam resmi.
polwan turki

Alam Islam Ankara - Presiden Erdogan telah mengizinkan polwan Turki untuk mengenakan jilbab sebagai bagian dari seragam mereka untuk pertama kalinya.

Polisi wanita Turki akan dibolehkan menutupi kepala mereka di bawah topi atau baret mereka dengan jilbab yang berwarna sama seperti seragam dan tanpa pola saat bertugas. Info tersebut berasal dari surat resmi pemerintahan yang dikutip Saturday Rulings pada Minggu (28/8) dan diterbitkan dalam laporan resmi pemerintahan setempat.

Presiden Recep Tayyip Erdogan Islam yang berasal dari Partai Keadilan dan Pembangunan (AKP) telah mendukung wanita mengenakan jilbab agar lebih santai bergerak mengikuti perubahan yang sama dalam regulasi Turki.

Pada tahun 2010, larangan resmi jilbab di universitas Turki sempat dipopulerkan di seluruh negeri. Tiga tahun kemudian, wanita diizinkan untuk mengenakan jilbab di lembaga negara dan larangan dibatalkan bagi siswa di sekolah-sekolah tinggi pada tahun 2014.

Beberapa pihak menuduh Presiden Erdogan berusaha untuk menggulingkan konstitusi sekuler Turki, padahal menurut pihak sekuler, Turki telah menjadi negara resmi sekuler tanpa agama sejak Republik Turki didirikan pada tahun 1923.

Namun media pro-pemerintah negara itu telah mencatat bahwa beberapa negara-negara Barat memiliki batasan yang lebih manusiawi untuk memakai jilbab.

Pada hari Kamis lalu, Kepala Polisi Skotlandia mengumumkan jilbab akan menjadi bagian dari seragam resmi, dengan harapan menciptakan kekuatan kepolisian dari semua lini. Ia berharap langkah itu akan menjaga perempuan dari komunitas Muslim, yang mungkin sebelumnya tidak melihat kepolisian sebagai pilihan karir agar mempertimbangkan kembali.

Pemerintah Kanada juga mengatakan dalam pekan ini melalui The Royal Canadian Mounted Police bahwa mereka akan membolehkan petugas untuk mengenakan jilbab sebagai bagian dari seragam mereka dalam upaya untuk meningkatkan perekrutan perempuan Muslim.

Ironinya, pengumuman ini bertolak belakang dengan putusan pengadilan administratif tertinggi Perancis bahwa larangan burkini akan ditegakkan di beberapa resor pantai negara itu dan akan dianggap ilegal serta melanggar kebebasan fundamental.

Comments
0 Comments


EmoticonEmoticon